
*SINERGITAS PEMKAB LANGKAT BERSAMA MUI KABUPATEN LANGKAT SERTA PERAN NYATA ORMAS ISLAM DALAM MEWUJUDKAN LANGKAT RELIGIUS, HARMONIS, MAJU DAN BERDAYA*
*LANGKAT* – Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Langkat, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat, dan puluhan Ormas Islam kembali ditegaskan dalam kegiatan Muzakaroh Kebangsaan dan Keumatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang mengusung tema _“Peran Nyata Ormas Islam dalam Menjadikan Langkat Religius, Harmonis, Maju dan Berdaya”_ ini dilaksanakan pada *Hari Selasa, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat*.
Acara ini diinisiasi oleh *MUI Komisi Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Langkat* dan dihadiri lebih dari *50 Ormas Islam se-Kabupaten Langkat* serta utusan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Langkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut *Kakan Kemenag Kabupaten Langkat yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam Muhammad Syuqri, http://M.Ag*, *Ketua MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc*, dan *Kabag Kesra Kabupaten Langkat*.
Sebagai pemateri, hadir sejumlah tokoh lintas keilmuan dan keormasan, di antaranya *Guru Besar UINSU Prof. Dr. Zia Ulhaq Hidayat*, *Dr. Thamrin Munthe*, *Ketua PD Muhammadiyah Langkat*, *Ketua PD Al Washliyah Langkat*, dan *Sekretaris MUI Kabupaten Langkat Dr. Farhan Indra, MA*.
*Lemahnya Ukhuwah Jadi Sorotan Utama*
Dalam kata sambutannya, *Ketua MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc* menyoroti kondisi sosial masyarakat saat ini.
“Belakangan ini banyak masyarakat Langkat terpengaruh sistem masyarakat transaksional. Rasa perjuangan dan persatuan sesama umat sudah mulai hilang. Kemuliaan hati memudar dan kita mengabaikan sejarah perjuangan para pendiri bangsa ini, terutamak para ulama yang mengorbankan jiwa dan raga tanpa mengharapkan materi demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa saat ini banyak yang “kuat iman dan kuat finansial, namun lemah dalam ukhuwah dan persatuan”. Ditambah lagi hilangnya rasa empati yang tinggi terhadap sesama yang membutuhkan.
“Oleh karena itu kedepannya kita sebagai Ormas Islam harus menggerakkan lagi persatuan dan kekompakan. Inilah jalan untuk menjadikan Langkat yang maju dan berdaya,” tegasnya.
*Ormas Islam Diminta Rekonstruksi Sejarah Perjuangan*
Di sisi lain, *Ketua Komisi Litbang MUI Kabupaten Langkat* selaku penggagas acara menyampaikan ajakan agar Ormas Islam berperan aktif.
“Mari kita sebagai Ormas Islam berperan aktif merekonstruksi sejarah sebelumnya yang telah dibuat agar kekuatan persatuan bangsa menjadi kokoh dan sejahtera,” katanya.
Senada dengan itu, *Ketua PD Al Washliyah Langkat* mencontohkan peran nyata para ulama dan kader Al Washliyah terdahulu.
“Contohlah beberapa ulama dan kader Al Washliyah yang berjuang dalam memajukan daerahnya melalui jalur legislatif berdebat Keras di tahun 80-an sewaktu pemekaran wilayah Binjai – Langkat, untuk memajukan daerah Langkat menjadi Kabupaten Langkat,” ungkapnya.lalu dibarengi kegiatan Rutin yang digawangi oleh Ormas Islam, dengan Program Menunjang Kwalitas Sumber daya Manusia dalam Hal bidang Pendidikan, Sosial kemasyarakatan,dan Bakti Sosial.
Kegiatan juga Diselingi Diskusi Antar Peserta Undangan ‘ Yang Mana Toko Ormas Muhammad Nafi juga Menyampaikan Agar sinergisitas Ini tidak Hanya Garis besarnya sekedar Kerjasama/ kerja Bareng saja” Namun diutuhkan Dengan Konsistensi, Komitmen dan Kepercayaan agar Utuh Tujuan Yang akan dicapai Nanti.
Kegiatan Muzakaroh ini berlangsung dengan hikmat dan ditutup pada *pukul 12.15 WIB*. Diharapkan dari forum ini lahir komitmen bersama antara Pemkab Langkat, MUI, dan Ormas Islam untuk aksi nyata di lapangan demi mewujudkan Langkat yang Religius, Harmonis, Maju, dan Berdaya.
*M.N*









