Tak Punya Hati..!! FR Masyarakat Lima Puluh Kota Cerita jadi Korban Pungli Sim di Satpas Sim Polres Lima Puluh

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Barat – Praktik pungutan liar (pungli) di Pelayanan SIM (Surat Izin Mengemudi) sering kali menjadi beban berat bagi masyarakat diduga terstruktur,sistematis dan masif. 13/05/2026

FR membagikan pengalamannya diduga menjadi korban pungli saat mengurus Sim C di Satpas Polres Lima Puluh Kota 12/05/2026

“Saya Buat Sim C di Satpas Polres Lima Puluh kota kena Rp. 500.000 bang, tanpa ujian teori dan praktik” Uacap FH 12/05/2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau di lihat dari PNBP nya cuma Rp. 100.000 nya bang, Gk punya hati x kan bang tetapi mau gimana lagi bang, saya sangat memerlukan sim C ini untuk melamar kerja sebagai driver Gojek” Ucap FR kembali

Baca Juga:  Pungli di Destinasi Wisata Sidebuk - debuk Rugikan wisatawan, Bupati Karo dan Kapolres Karo disinyalir sudah menjual Marwah dan Martabatnya

Cerita ini menyoroti bagaimana pungli menciptakan beban ekonomi tambahan bagi masyarakat, menghambat akses terhadap pelayanan publik yang seharusnya menjadi hak mereka, dan merusak tatanan sosial dengan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

Awak media mencoba mengkonfirmasi kapolres Dirlantas Polda Sumatra Barat Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Namun 5 menit kemudian Kanit Residen Mengatakan ” Akan koordinasi dengan Kasat Lantas terlebih dahulu”ucap kanit Regiden. (Red)

Follow WhatsApp Channel sumutterkini.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Skandal SPBU 14 286 670 Siak: Praktek Pelangsing Bayar “Setoran” ke Operator, Hak BBM Subsidi Masyarakat Dirampas!
DUGAAN MAFIA BBM SUBSIDI MELEJIT DI PELALAWAN: GUDANG ILEGAL BERPAGAR SENG BEROPERASI BEBAS DI DEPAN SEKOLAH, POLRES PELALAWAN BUNGKAM!
DUGAAN BISNIS ILEGAL ANGGOTA DEWAN: BABINSA EMPANG BARU DIDUGA JADI BENTENG KEPENTINGAN PRIBADI PEJABAT
Dugaan Bisnis Ilegal Anggota Dewan: Gudang Media Tanam Di Kerinci Abaikan K3 Dan Izin Lingkungan
ARENA GELPER BERMODUS ARENA ANAK MARAK DI MANDIRI SWALAYAN KERINCI, POLRES PELALAWAN DIDESAK BERTINDAK
Dugaan Pemasangan WiFi Ilegal dan Abaikan K3 Marak di Kerinci Kanan, Nyawa Teknisi dan Warga Terancam
Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur: Warga Dirugikan, Pemerintah Deli Serdang Diduga Lebih Memihak Pengusaha, Dimana Penegakan Hukumnya?
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Geruduk Kantor Kemenag Sumut, Desak Copot Kepala MAN 4 Medan dan Usut Dugaan Jual Beli Jabatan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Dugaan Skandal SPBU 14 286 670 Siak: Praktek Pelangsing Bayar “Setoran” ke Operator, Hak BBM Subsidi Masyarakat Dirampas!

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

DUGAAN MAFIA BBM SUBSIDI MELEJIT DI PELALAWAN: GUDANG ILEGAL BERPAGAR SENG BEROPERASI BEBAS DI DEPAN SEKOLAH, POLRES PELALAWAN BUNGKAM!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DUGAAN BISNIS ILEGAL ANGGOTA DEWAN: BABINSA EMPANG BARU DIDUGA JADI BENTENG KEPENTINGAN PRIBADI PEJABAT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Dugaan Bisnis Ilegal Anggota Dewan: Gudang Media Tanam Di Kerinci Abaikan K3 Dan Izin Lingkungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:56 WIB

ARENA GELPER BERMODUS ARENA ANAK MARAK DI MANDIRI SWALAYAN KERINCI, POLRES PELALAWAN DIDESAK BERTINDAK

Berita Terbaru