Sumutterkini.id // Pinggir – Bengkalis || Bungkamnya aparat penegak hukum tingkat lokal pasca terbongkarnya gudang penimbunan dan pengoplosan 60 ton Solar bersubsidi di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, semakin menyulut kemarahan publik. (22/10/2026)
Hak-hak rakyat kecil yang seharusnya menikmati energi bersubsidi dari negara kini secara terang-terangan dirampas demi memperkaya diri sendiri dan kelompok mafia.
Tidak adanya tindakan tegas dari Polsek Pinggir hingga saat ini menguatkan kecurigaan masyarakat akan adanya dugaan pembiaran sistematis terhadap aktivitas ilegal yang dikomandoi oleh sosok yang disinyalir sebagai aktor utama, Depi Rusdianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lokasi gudang yang berada hanya 30 meter dari Pos Babinkamtibmas dan tidak jauh dari fasilitas pendidikan SMP Negeri 1 Muara Basung dinilai sebagai bukti nyata betapa digdaya dan kebal hukumnya mafia BBM di wilayah tersebut.
Publik kini tidak lagi menaruh harapan pada aparat tingkat Kecamatan dan mendesak Kapolda Riau untuk segera mengambil alih penanganan kasus ini secara penuh.
Penyaluran dan pengoplosan puluhan ton Solar subsidi secara terorganisir bukan merupakan kejahatan kecil yang bisa tersembunyi dari pengawasan aparat. Mengalirnya BBM bersubsidi dari SPBU Muara Basung dan SPBU Balai Raja ke gudang penampungan milik Depi Rusdianto mengindikasikan adanya jaringan kejahatan yang terstruktur dan masif.
Sikap pasif dan bungkamnya Polsek Pinggir dan Polres Bengkalis atas temuan ini memicu kritik keras dari berbagai pihak. Muncul pertanyaan menohok di tengah publik: Apakah aparat setempat benar-benar tidak mampu menindak, atau sengaja menutup mata karena adanya aliran “dana segar” dan perlindungan dari oknum tertentu?
Guna mengembalikan keadilan bagi rakyat kecil dan menegakkan wibawa institusi Kepolisian Republik Indonesia, para tokoh masyarakat dan elemen publik mendesak Kapolda Riau untuk segera mengambil langkah radikal:
Pengambilalihan Kasus secara Langsung, Tangkap dan Penjarakan Depi Rusdianto, Pemeriksaan Internal Polsek Pinggir, Sanksi Tegas SPBU Pemasok.
Masyarakat Riau, khususnya warga Desa Muara Basung, menegaskan bahwa penyelewengan BBM bersubsidi adalah kejahatan serius terhadap rakyat. Di saat warga, petani, dan sopir kecil harus mengantre berjam-jam bahkan kesulitan mendapatkan Solar subsidi, para mafia seperti Depi Rusdianto justru meraup keuntungan ratusan juta rupiah dari hasil barang yang dioplos dan dijual kembali dengan harga tinggi.
Masyarakat berjanji akan terus mengawal skandal ini dan siap membawa temuan ini hingga ke Mabes Polri jika Kapolda Riau dan Polres Bengkalis tidak segera menyeret Depi Rusdianto serta oknum-oknum pelindungnya.









