
KECEWA ATAS PELAYANAN & TINDAKAN PLN ,AKTIVIS KABUPATEN LANGKAT MENGECAM PETINGGI PLN UNTUK DIEVALUAS
Sumut Terkini id// Stabat 23 mei 2026 Sumatra mengalami Black out sdh lebih dari 24 jam dengan pemadaman Listrik serentak di sejumlah wilayah, salah satunya Kabupaten Langkat sampai Sabtu pukul 20.30 belum Menyala Listrik.menanggapi Hal tersebut Wasekjen DPD KNPI Kabupaten Langkat MUHAMMAD NAFI, S.pd Kecewa dan mengutuk keras atas terjadinya pemadaman listrik yang berulang ulang dan berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama para pelaku UKM, pelaku ekonomi dan pelayanan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemadaman listrik ini yg tanpa pemberitahuan sebelumnya , telah menimbulkan keresahan dimasyarakat, Sumatra Utara, terkhusus di kabupaten Langkat, karena listrik merupakan kebutuhan yang sangat vital dimasyarakat, Yang cukup mengherankan setelah padam se sumatra Utara barulah Dirut PLN menyampaikan kata maaf karena ada gangguan cuaca, Aktivis kabupaten Langkat menegaskan “Apa bila ditemukan unsur kelalaian yang mengakibatkan pemadaman masalah ini, maka evaluasi besar harus dilakukan, termasuk terhadap pimpinan ditubuh PLN maupun jajaran terkait disektor energi. Kalau ada bukti kelalaian serius Saya meminta presiden mengambil langkah tegas, semua pihak yang bertanggung jawab harus dievaluasi, termasuk Dirut PLN maupun Mentri ESDM, karena sudah banyak masyarakat ses sumatra yang mengalami kerugian, Negara tidak boleh kalah dengan kelalaian” Ucap Muhammad Nafi
Selama terjadinya padam listrik massal, sejumlah fenomena sempat terpantau di Kota stabat, di antaranya:
– Toko yang menjual lampu emergency dan perlengkapan darurat mulai ramai diserbu warga
– Harga beberapa lampu darurat disebut mengalami kenaikan tidak lama setelah listrik padam
– Lilin di Alfamart dan Indomaret diborong
– Sejumlah warga terlihat berkeliling ke pusat kota hanya untuk mencari suasana dan tempat yang lebih terang
– pedang atau Warung yang jualan makanan banyak Tutup ” karena tidak bisa beroperasi tanpa listrik
– Beberapa cafe dan tempat makan dipenuhi warga yang datang untuk mengisi daya ponsel dan perangkat elektronik
– Sejumlah ATM sempat ramai didatangi warga yang menarik uang tunai dalam jumlah lebih besar dari biasanya
– Antrean di sejumlah SPBU mendadak panjang

#MatiLampu #blackoutsumatra
Ketua Perhimpunan Aktivis Langkat juga meminta segera memberikan penjelasan yang terbuka kepada masyarakat, bukan hanya meminta maaf tapi solusi mempercepat penanganan gangguan listrik, menjamin stabilitas pasokan listrik kedepan , dan mengutamakan kepentingan masyarakat dan pelaku usaha kecil .
“Kami masyarakat Sumut , terkhusus Langkat berharap kejadian serupa ini tidak harus berulang karena dapat menghambat produktivitas dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik, karena listrik dizaman sekarang ini sudah menjadi kebutuhan, dan sampai tertanggal 24 mei ini masih ada daerah disini yang masih hidup mati listrik nya” Tambahnya
Semoga Tindakan reaksi Cepat petugas PLN dan jajaran menyelesaikan persoalan-persoalan ini. ( Joharis Manik)









