*BINJAI TAK LAGI KOTA IDAMAN BERBUDAYA DAN RELIGIUS UNTUK SAAT INI*
Sumut Terkini id// Binjai 11 May 2026 Bagaimana bisa, kurang dari 7 hari – seminggu, terjadi dua peristiwa pembegalan dikota binjai, tepatnya di wilayah hukum polres binjai ;
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya di tanggal 7 Mei 2026 sore, seorang perempuan di wilayah Kelurahan paya roba di begal, peristiwa itu menyebabkan korban kehilangan satu unit motor matic & 2 unit HP I phone.
Dan kali kedua pada tanggal 11 Mei 2026 pagi hari, seorang pelajar dibegal di wilayah Kelurahan Bandar Senembah, Masih Wilayah Hukum Polsek Binjai Barat Polres Binjai.
Menanggapi hal tersebut Ketua Lembaga Bantuan Hukum Perlindungan Anak & Perempuan Indonesia (Lbh Papi) Pengurus Kota Binjai, HARYADI angkat bicara.
Menurutnya ada dua hal yg melatar belakangi peristiwa krimanal (pembegalan) itu..
Pertama..
Di mungkinkan tingginya angka pengangguran pada usia muda (khususnya di kota binjai), yang menyebabkan orang tersebut akhirnya mengambil jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan nya.
Kedua..
Faktor penyakit masyarakat, dalam hal ini kita sudah sama sama tahu, bahwa penyalah gunaan narkoba, khususnya di kota binjai, Dapat dibilang cukup tinggi.
Haryadi – Ketua Lbh Papi Pengurus Kota Binjai mengatakan,
Mereka para pesakitan pengguna narkoba, sempat dijuluki rayap besi, dan sebagian dari para pengguna narkoba adalah kalangan masyarakat menengah kebawah.
Artinya begini, sudahlah tidak memiliki penghasilan,
pemakai narkoba pula, jadi ketika orang orang itu sedang ingin tinggi, maka jalan satu satunya untuk mendapatkan barang haram tersebut, adalah dengan cara melakukan tindakan kriminnal.
Haryadi melanjutkan, “Tentunya dalam situasi ini, Polres Binjai adalah instansi yang paling bertanggung jawab untuk menghadirkan rasa aman & nyaman kepada warga kota binjai”
Dan faktanya mereka telah gagal dalam hal itu,
“Saya secara pribadi sangat prihatin dan berduka atas apa yg menimpa para korban, dan melalui kesempatan ini saya juga secara tegas meminta kepada Bapak Kapolres Binjai, agar menuntaskan kasus ini dengan cepat, agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan, Serta Jangan Sempat Kota Idaman Berubah Menjadi Kota Begal”Lanjutnya.
Jelas akibat dari lambannya pengungkapan kasus ini, di mungkinkan akan mencoret marwah Polres Binjai, yang notabene nya, instansi ini akan kehilangan kepercayaan masyarakat.
“Pesan saya kepada warga kota binjai, sudah bisa kembali menggalakkan ronda / Poskamling dan para pengendara menghindari jalan yang cenderung sepi, Salam CICAK ( Cinta Istri Cinta Anak & Keluarga)Terima Kasih” Sambil Menutup Tanggapannya.(Nurhamidah Lubis)









